Kabar Utama

Share this

Penanganan Darurat Korban Keracunan

Kabar Sehat Online - Keracunan menjadi kondisi tidak menyenangkan yang mungkin terjadi setiap saat. Apa yang seharusnya kita lakukan jika ada peristiwa keracunan yang mungkin terjadi pada orang-orang di sekitar kita?

Menurut data BPOM RI, penyebab keracunan yang banyak terjadi di Indonesia adalah akibat paparan pestisida, obat obatan, hidrokarbon, bahan kimia korosif, alkohol dan beberapa racun alamiah termasuk bisa ular, tetradotoksin, asam jengkolat dan beberapa tanaman beracun lainnya.

Lalu, apa yang harus kita lakukan jika ada korban keracunan? Yang pertama bisa Anda lakukan adalah mengenali tanda-tandanya. Tanda-tanda orang yang mengalami keracunan adalah sebagai berikut :

1.      Adanya luka bakar atau warna merah sekitar mulut dan bibir akibat meminum bahan beracun tertentu.

2.      Nafas yang berbau bahan kimia berbahaya, misalnya bensin atau cairan pengencer cat.

3.      Adanya luka bakar, bercak, serta bau-bauan tertentu pada korban, pada pakaian perabot rumah tangga di lantai, karpet, atau benda lain di sekitarnya.

4.      Korban muntah-muntah, sulit bernafas, mengantuk, bingung atau gejala tak terduga lainnya.

Lalu, bila yakin korban keracunan, lakukan tindakan berikut :

1.      Bila ditemukan penyebab keracunan itu, biasanya produk-produk tertentu memberikan petunjuk pada labelnya yang merinci apa yang harus dilakukan seandainya terjadi keracunan. Maka, Anda bisa mengikuti petunjuk-petunjuk tersebut.

2.      Bila korban masih sadar, beri ia minum segelas air atau susu yang dapat memperlambat laju penyerapan racun oleh tubuh. Tapi bila korban nampak lemah, loyo, tidak sadar atau kejang, jangan memberikan apapun lewat mulutnya.

3.      Seandainya racun yang ada dalam tubuh tidak dapat diidentifikasi atau tidak ada petunjuk pada label produk yang bersangkutan, bawalah segera ke unit gawat darurat rumah sakit atau dokter yang terdekat

4.      Apabila korban muntah, berilah minum segelas air atau susu. Lepaskan pakaiannya yang kena muntahan dan basuh kulit atau mata yang kena muntahan dengan air dingin atau hangat selama 20 menit sementara menunggu pertolongan dokter.

5.      Bawalah korban ke dokter, apabila diketahui mengonsumsi produk beracun, bawa juga kemasannya. Namun, apabila tidak diketahui apa racun penyebabnya, tetapi korban sudah muntah, bawalah sedikit muntahan itu untuk dianalisis. (Sumber : www2.pom.go.id, Majalah Smart Living)

Category: