Article

Share this

Pasien dan Keluarga Terlibat, Keselamatan Meningkat

selamat, pasien, keluarga, rumah, sakit, kabar, sehat
123rf.com

KabarSEHATOnlineKeterlibatan pasien dan keluarganya dalam layanan kesehatan bisa mendorong mutu layanan sehingga lebih mengedepankan keselamatan pasien. Itu perlu edukasi, peningkatan kapasitas, dan kemauan pasien untuk bersuara.

Demikian disampaikan pendiri Yayasan Orang Tua Peduli, Purnamawati Sujud, pada seminar "Keterlibatan Pasien dan Keluarganya dalam Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan", di Jakarta, Rabu (21/9).

Pasien bisa terlibat di sejumlah level dalam mewujudkan aspek keselamatan pasien, mulai dari level layanan kesehatan, komunitas, hingga pengambilan kebijakan. Pasien teredukasi dan melek informasi kesehatan bisa melindungi dirinya dari tindakan medis tak perlu dan biaya kesehatan lebih tinggi.

Berbagi pengetahuan

"Di tingkat komunitas, pasien teredukasi dan melek informasi bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain serta mendorong upaya promotif dan preventif. Dalam pengambilan kebijakan kesehatan, idealnya ada wakil pasien menyuarakan aspirasi pasien," ujarnya.

Layanan kesehatan bermutu mengutamakan keselamatan pasien. Selama ini, relasi pasien dengan tenaga medis dan fasilitas kesehatan belum harmonis. Padahal, keduanya bisa jadi mitra strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Regional Advisor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Regional Asia Tenggara (SEARO) Sunil Senanayake memaparkan, WHO menaruh perhatian pada aspek keselamatan pasien. Sebab, menurut perhitungan WHO, 1 dari 10 pasien mengalami kondisi tak diinginkan setelah mendapat layanan kesehatan.

Pertemuan komite regional WHO Regional Asia Tenggara tahun 2015 menghasilkan resolusi mendorong negara anggota WHO di Asia Tenggara agar menerapkan, mengawasi, dan mengevaluasi enam strategi regional keselamatan pasien. Semua pemangku kepentingan perlu terlibat membentuk layanan kesehatan yang aman dan bermutu.

Di Malaysia, menurut Kadar Marikar, CEO Malaysian Society for Quality in Health (MSQH), gerakan keselamatan pasien diinisiasi MSQH sejak 2013. Sejak itu, ada berbagai kegiatan seperti lokakarya dan edukasi peran pasien. Itu untuk mengidentifikasi kegiatan peningkatan mutu layanan kesehatan melibatkan pasien dan keluarganya. Sumber: KOMPAS, Kamis, 22 September 2016 | Hal. 14

Category: