Article

Share this

Gangguan Prostat: Ketahui dan Kenali Faktor Risiko

pembesaran, prostat, disfungsi, ereksi, ejakulasi, air mani, Benign Prostatic Hyperplasia, BPH, kabar sehat, online
123rf.com

KabarSEHATOnline - Sudah menjadi risiko bagi seorang laki-laki, yang memiliki organ prostat untuk mengalami gejala pembesaran prostat, karena organ ini hanya dimiliki oleh laki-laki. Ketika seseorang mengalami gejala pembesaran prostat, penyakit yang paling sering menjadi diagnosa adalah pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia, BPH).

Tidak jarang pembesaran prostat dapat menyebabkan disfungsi ereksi yang bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga. Sebelum mengalaminya, sebaiknya  kita perlu tahu apa saja informasi penting terkait BPH.

BPH merupakan suatu kondisi yang dialami seorang laki-laki, dimana kelenjar prostat mengalami pembesaran dan bukan merupakan suatu keganasan. Prostat merupakan bagian dari sistem reproduksi pada laki-laki yang berada di bawah kandung kemih, di depan rektum, yang mengelilingi saluran uretra atau saluran kencing.


 

 

 

 

 

 

 

Anatomi prostat

Fungsi utama prostat adalah membantu produksi cairan semen (air mani). Pada saat ejakulasi, sperma akan dikeluarkan dari testis menuju uretra, disaat yang bersamaan cairan semen akan dikeluarkan dari prostat dan vesikula seminalis.

BPH banyak terjadi pada laki-laki usia lanjut, namun penyebab pastinya belum diketahui. Salah satu penyebabnya diduga karena produksi hormon testosteron pada laki-laki usai lanjut menurun, sehingga proporsi estrogen meningkat terhadap testosteron yang pada akhirnya dapat merangsang peningkatan pertumbuhan sel prostat. Teori lain menyatakan salah satu penyebabnya yaitu hormon dihidrotestosteron (DHT) yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan sel prostat.

Siapa saja yang berisiko terkena BPH? Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena BPH diantaranya:
- Usia ≥ 40 tahun
- Riwayat keluarga dengan BPH
- Obesitas, penyakit jantung dan pembuluh darah, DM tipe 2
- Aktivitas fisik yang kurang
- Disfungsi ereksi

Referensi:
1. http://www.urologyhealth.org/urologic-conditions/benign-prostatic-hyperp...(bph)
2. http://www.alodokter.com/bph-benign-prostatic-hyperplasia
3. https://www.niddk.nih.gov/
4. http://www.webmd.com/men/prostate-enlargement-bph/features/managing-sexual-concerns-if-you-have-bph#1 cited 2016, September 30.
5. http://www.merckmanuals.com/home/men-s-health-issues/benign-prostate-dis...benign-prostatic-hyperplasia-bph cited 2016, September 30

Baca Juga:
Gangguan Prostat: Gejala dan Komplikasinya

Category: