Article

Share this

Etika Batuk dan Mengapa Batuk Harus Beretika

batuk, cough, etika, bersin, bakteri, kuman, daya tahan, kabar, sehat, online
123rf.com

KabarSEHATOnline - Tahukah Anda, bahwa batuk bukan merupakan suatu penyakit. Batuk adalah salah satu refleks alami tubuh untuk membersihkan saluran pernafasan dari benda asing atau iritan. Jadi, batuk merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh disaluran pernafasan.

Batuk sendiri merupakan salah satu gejala atau tanda yang sering dialami setiap orang. Baik karena adanya iritan seperti asap, debu, maupun benda asing disaluran nafas, atau gejala dari suatu penyakit seperti influenza, bronchitis, TBC dan beberapa penyakit lain.
 
Menariknya, dari sisi kesehatan, batuk pun memiliki etika tanpa memandang apakah batuk tersebut disebabkan oleh gejala dari suatu penyakit menular atau hanya merupakan refleks pertahanan tubuh akibat adanya benda asing atau iritan. Berikut etika batuk yang baik dan benar:

  1. Jika Anda ingin batuk, segeralah ambil tisu untuk menutupi tidak hanya mulut Anda tetapi juga hidung Anda.
  2. Langsung buang tisu setelah digunakan menutup mulut dan hidung yang Anda gunakan saat batuk ke dalam tempat sampah.
  3. Karena batuk merupakan refleks yang tidak dapat dikontrol, ada kalanya kita tidak dalam kondisi memegang atau membawa tisu. Batuklah pada bagian lengan atas Anda. Jangan pada telapak tangan Anda. Mengapa? Bagian lengan atas merupakan bagian yang jarang melakukan kontak baik dengan benda (seperti gagang pintu, alat makan, telepon dll.) maupun orang lain seperti saat jabat tangan.
  4. Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir.
  5. Jika sabun dan air tidak tersedia, kita dapat menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol dengan konsentrasi alkohol setidaknya 60%.

Mengapa batuk juga memiliki etika?
Semua etika batuk diatas hanya memiliki satu tujuan, yaitu untuk mengendalikan penyebaran infeksi yang terjadi saat batuk. Tidak hanya difasilitas kesehatan, tetapi juga dikantor, sekolah, pusat keramaian maupun rumah tinggal.

Batuk yang disebabkan adanya iritan mungkin tidak mengandung kuman berbahaya, tetapi kuman atau flora normal yang ada didalam rongga mulut yang dikeluarkan saat batuk kemungkinkan akan membentuk koloni yang dapat memicu infeksi.

Terakhir, gunakan masker jika anda batuk atau berada didekat orang batuk. Cobalah untuk menjauhkan diri dari orang lain saat Anda batuk sehingga Anda tidak menyebarkan kuman Anda. Jika batuk terkait gejala penyakit, ada baiknya Anda beristirahat di rumah dan menghindari tempat ramai seperti kantor dan sekolah bila memungkinkan.

Jadi, "cover your cough" untuk mencegah penularan kuman yang dapat memicu penyakit bagi kita dan orang sekitar kita. Etika ini juga berlaku saat kita bersin.

Sumber:

  1. Minnesota Department of Health. Cover Your Cough Poster for Health Care. (cited 2016 Sept 30). Available from: URL: http://www.health.state.mn.us/divs/idepc/dtopics/infectioncontrol/cover/...
  2. Center for Disease Control and Prevention. Coughing & Sneezing. Hygiene Etiquette & Practice 2009. (cited 2016 Sept 30). Available from: URL: http://www.cdc.gov/healthywater/hygiene/etiquette/coughing_sneezing.html
  3. National Heart, Lung and Blood Institute. Health Information for The Public 2010. (cited 2016 Sept 30). Available from: URL: https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/cough/causes
  4. World Health Organization. Pencegahan dan pengendalian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang cenderung menjadi epidemi dan pandemi di fasilitas pelayanan kesehatan. 2007. (cited 2016 Sept 30). Available from: URL:  http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/69707/14/WHO_CDS_EPR_2007.6_ind...

Category: